Alhamdulillah...itulah yang terucap dari bibir ini ketika
mengetahui bahwa masuk dalam level 4 PembaTIK tahun 2021 ini. Bersama dengan 27
teman lain di seluruh Papua akhirnya kita bersama menjadi Sahabat Rumah Belajar
(SRB) di tahun 2021 ini.
Proses kita adalah melaksanakan tugas-tugas yang di
persyaratkan dalam level 4 ini. Untuk mendukung kegiatan tersebut kita para SRB
juga di dampingi oleh para pendamping dari Pusdatin Kemendikbudristek dan juga
para Duta-duta Rumah Belajar Tahun 2017 sampai dengan tahun 2020
Disini ada bapak Wibowo Mukti, S.Kom, bapak Muh. Totok
Prabowo, S.Kom, bapak Saleh Sarifudin, S.Kom serat ibu Afidah Indranurwati,
M.Pd. Dijajaran DRB ada bapak Randa (DRB 2017), bapak Stenly (DRB 2020) dan tak
ketinggalan trio DRB Papua yang selalu bersemangat yaitu ibu Minarti (DRB
2018), ibu Restyn (DRB 2019) dan ibu Erkin (DRB 2020)
Proses Coaching pertama dan kedua dilaksanakan dengan moda
daring pada tanggal 30 dan 31 Oktober 2021. Pada coaching pertama dibawah host
ibu Restyn kita diajak untuk saling mengenal sehingga suasana tidak terasa
formil. Mewakili tiap kabupaten diberi kesempatan untuk mengenalkan diri. Di
tahun kabupaten yang ada peserta pembatik level 4 adalah kabuapaten Jayawijaya,
kabupaten Merauke, kabupaten Asmat, kabupaten Mimika, kabupaten Nabire, kabupaten
Keerom, kabupaten Biak Numfor dan kota Jayapura. Pada coaching kedua diminta
lima perwakilan untuk mempresentasikan rencana tindak lanjutnya. Setelah
perwakilan memaparkan, bapak Saleh menyoroti tentang masalah kolaborasi para
SRB yang belum nampak, pak Saleh meminta untuk hal ini ditonjolkan sesuai tema
besar pembaTIK tahun ini. Para DRB juga memberikan triks-triksnya bagaimana
menjalankan sosialisasi yang mengena pada audiens.
Pada coaching ketiga dan keempat dilaksanakan pada 5 dan 6
November 2021 juga secara daring. Pada coaching ketiga dititik beratkan pada
masalah vlog dan coaching keempat pada masalah blog. Pada pertemuan kali ini
penulis juga mempresentasikan blognya untuk diulas dan diberikan masukan agar
lebih representatif. Begitu banyak masukan, diantaranya dari ibu Afidah, dari
bapak bapak Totok yang menempatkan sebagai penikmat blog, begitu juga dengan
bapak saleh. Dari para Duta, ibu Restyn menyoroti masalah desain (yang memang
belum jadi...he..he), begitu juga pak Stenly dan bu Erlin melihat dari segi
kelengkapan dan ibu Minarti dari segi penulisan. Alhamdulillah semua sangat membantu
penulis untuk terus membenahi blognya.
Akhir kegiatan coaching, pak Saleh menyatakan jika masih ada
yang perlu dibicarakan masih bisa dibuat coaching kelima sesuai kesepakatan. Disini
kita SRB merasakan betapa serius dan profesionalnya para pendamping ini dalam
memberdayakan kita para SRB. Alhamdulillah.
#PusdatinKemendikbudristek #PembaTIK2021 #DutaRumahBelajar2021
#RumahBelajar2021 #BerbagiTIK
Dokumentasi








0 Komentar:
Posting Komentar