Pada pembelajaran di masa pandemi Covid-19 diperlukan berbagai macam trik dan cara agar peserta didik menjadi nyaman belajar. Pendidik seharusnya mempunyai komitmen untuk menciptakan merdeka belajar yang tetap mengedepankan kualitas namun tidak meninggalkan kebermaknaan pembelajaran itu sendiri.
Merdeka Belajar menjadi salah satu program inisiatif
Mendikbudristek Nadiem Makarim yang ingin menciptakan suasana belajar yang
bahagia, baik bagi murid maupun para guru. Merdeka Belajar ini konon dilahirkan
dari banyaknya keluhan orangtua pada sistem pendidikan nasional yang berlaku
selama ini. Salah satunya ialah keluhan soal banyaknya siswa yang dipatok
nilai-nilai tertentu.
Merdeka belajar merupakan salah satu upaya kemerdekaan dalam berpikir dan berekspresi. Pada dasarnya program Merdeka belajar bertujuan untuk memerdekakan guru dan siswa. Seperti semangat dari Bapak Pendidikan Nasional Ki Hadjar Dewantara adalah memerdekakan manusia, dalam hal ini pendidikan. (sumber : https://video.medcom.id/medcom-nasional/eN4ZVwok-tujuan-program-merdeka-belajar)
Pembelajaran pada pada tanggal 3 November 2021 dilaksanakan
pada kelas 12 MIPA-2, seperti biasa pada tanggal 2 November 2021 malam, saya
mengingatkan anak-anak untuk siap pada pembelajaran esok hari.
Pada keesokan harinya peserta didik sudah siap di depan
laboratorium komputer Nauce (di sekolah kami ruang-ruang diberi nama Papua) dan
seperti biasa mereka meletakkan sepatu, tas dan helm pada tempat yang sudah
disediakan. Lalu mereka mengambil gadget, headset dan buku catatan untuk
keperluan selama pembelajaran. Setelah mereka duduk di tempat masing-masing
kegiatan awal sapaan dan berdoa kita lakukan. Oya, mungkin sahabat rumah belajar akan bertanya : Mengapa harus di laboratorium komputer belajarnya tidak dalam kelas. Jawabannya sederhana : untuk memenuhi kebutuhan peserta didik yang kompleks, dari masalah tak punya gadget, punya gadget tak punya pulsa dan sebagainya. Sedikit prolog untuk memberitahu
apa yang akan dipelajari yaitu : Median Data Berkelompok dan fasilitas belajar
yang akan digunakan yaitu : Portal Rumah Belajar, terutama pada Fitur SumberBelajar.
Para peserta didik seperti biasa membuka browser dahulu. Ada
yang menggunakan mode incognito ada juga yang tidak. Peserta didik sudah faham
bagaimana menggunakan browser yang aman. Mereka login ke akun belajarnya
masing-masing, masuk classroom dan absen.
Setelah itu baru peserta didik dibimbing login ke
belajar.kemdikbud.go.id. Mereka login dengan akun belajarnya. Setelah itu mereka
dibimbing bagaimana mencari konten yang dibutuhkan, dengan menggunakan lambang
kaca pembesar yang ada di kanan atas kemudian mereka menuliskan “median data
berkelompok” sesuai materi pada hari itu.
Setelah itu mereka menyaksikan video tersebut, yang kemudian
dilanjutkan dengan menerangkan materi tersebut agar lebih jelas. Setelah mereka
mempelajari dengan menggunakan personal komputer maka tiba saatnya menerangkan
bagaimana menginstal aplikasi rumah belajar di gadget mereka masing-masing. Dan
menerangkan bagaimana mencari konten seperti cara di personal komputer.
Pelajaran diakhiri dengan menyimpulkan dan mendorong peserta
didik menggunakan pembelajaran digital, salah satunya Portal Rumah Belajar.
Video pembelajaran ini bisa disaksikan dibawah ini :
Atau ke Youtube, dengan mengklik link ini.
#PusdatinKemendikbudristek #PembaTIK2021 #DutaRumahBelajar2021 #RumahBelajar2021 #BerbagiTIK









0 Komentar:
Posting Komentar